Tampilkan postingan dengan label kamera. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kamera. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 04 Februari 2017

Materi Pergerakan Kamera saat pengambilan gambar


Materi Pergerakan Kamera Saat Pengambilan Gambar Bergerak (video)


Untuk menghasilkan gambar baik tentunya diperlukan seorang kameraman yang handal dalam mengambil gambar, salah satu diperlukan keahlian adalah bagaimana menggerakan kamera dengan baik dan sesuai dengan kondisi objek yang diambil. 

Ada beberapa  teknik gerakan kamera pada saat mengambil gambar yaitu :
1. Panning
2. Tilling
3. Zooming
4. Crab
5. Dolly 
6. Pedestal
7. Traveling

untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada materi presentase berikut ini 




Materi Teknik Pengambilan Gambar Semester 2


Materi Teknik pegambilan Gambar semester 2 terdiri dari materi :


1. Membuat storyboard
2. Pergerakan kamera video
3. Komposisi objek pengambilan gambar
4. Tata Cahaya
5. Membuat film pendek

Materi Story board:

Dalam merencanakan produksi video, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah membuat storyboard (sketsa gambar yang berurutan sesuai dengan naskah), agar Anda dapat membuat naskah cerita menjadi lebih hidup dan video tersebut dapat disajikan kepada orang lain. Storyboard adalah rangkaian cerita yang memberikan rincian video, dan ilustrasi adegan utama, yaitu bagaimana latar belakangnya, siapa yang akan ada dalam video, dan adegan apa yang akan ditampilkan

Storyboard biasanya digunakan sebagai contoh adegan film, musik video, produksi televisi, dan lain-lain, dan dapat dibuat secara manual atau menggunakan media digital

untuk mempermudah membuat storyboard kita dapat membuatnya secara digital dengan mengakses www.storyboardthat.com , kita bisa mencreate storyboard yang kita inginkan. Selain itu kita dapat juga menggunakan software comic life3  untuk membuat sebuah rangkaian cerita yang mempunyai banyak template atau pola gambar yang dimasukan setelah membuat karakter pemeran

Cara membuat ilustrasi storyboard :  

a. Jalan Cerita :

1. Buatlah daftar kronologi cerita, atau yang biasa disebut juga timeline. Membuat parameter mengenai kapan dan di mana cerita akan berlangsung, serta menentukan urutan kejadian cerita yang akan terjadi secara kronologis, merupakan cara terbaik untuk mengatur cerita Anda sehingga Anda dapat mulai diadaptasikan ke dalam sebuah video

2. Ingatlah adegan utama dalam cerita Anda. Storyboard dibuat untuk memberitahu penonton inti cerita yang akan dituangkan ke dalam bentuk film

3. Tentukan seberapa terperinci jalan cerita Anda. Storyboard bisa saja dibuat dengan sangat terperinci, contohnya yaitu dengan memberikan ilustrasi yang menggambarkan setiap cerita

4. Tulislah deskripsi pada setiap kolom yang akan ditunjukkan. Sekarang jika Anda telah menentukan adegan utama yang ingin ditunjukkan, pikirkan bagaimana caranya menggambarkan setiap adegan pada setiap ilustrasi

b. Desain

1. Pilihlah media yang akan digunakan untuk membuat template Anda. Anda dapat menggambar sendiri template storyboard dengan cara membagi papan poster menjadi bingkai kosong dengan ukuran yang sama menggunakan pensil dan penggaris. Susunannya pun harus terlihat sama dengan buku komik yang menggunakan kolom persegi panjang untuk menunjukkan bagaimana adegan akan terlihat di layar. Jika Anda ingin memilih, Anda dapat menggunakan "Adobe Illustrator", "storyboardthat.com", "Microsoft PowerPoint", "Amazon's Storyteller", atau "inDesign" untuk membuat templatestoryboard dalam bentuk vertikal maupun horisontal.

2. Buatlah sketsa gambar Anda. Mulailah membuat adegan dengan cara menggambarkan sketsa yang Anda buat ke dalam template yang ada. Sketsa ini hanyalah konsep kasar, sehingga Anda tidak perlu membuatnya dengan sempurna

3. Tambahkan informasi lainnya. Di sebelah atau di bawah setiap kolom, masukkan deskripsi mengenai apa yang terjadi pada setiap adegan





Jumat, 27 Januari 2017

Materi Teknik Pengambilan Gambar

Materi Teknik Pengambilan Gambar bergerak 

Materi Teknik Pengambilan Gambar bergerak merupakan materi yang diajarkan pada jenjang SMK paket keahlian Multimedia  di kelas XII , adapun materi yang di ajarkan antara lain :
1. Kamera Video Analog dan Digital
2. Format video analog dan digital
3. Prosedur menghidupkan, merekam dan mematikan kamera video
4. Teknik memegang kamera video
5. Pengoperasian pencatat adegan
6. Ukuran bidang pandang pengambilan gambar bergerak
7. Sudut pandang pengambilan gambar bergerak
8. Perekaman narasi dengan kamera video
9. Penggunaan peralatan pendukung selama pengambilan gambar
10. Pengcapturean video
11. Pembuatan skenario
12. Pembuatan storyboard
13. Pergerakan kamera saat pengambilan gambar bergerak
14. Komposisi obyek pada pengambilan gambar bergerak
15. Tata cahaya untuk pengambilan gambar bergerak
16. Pembuatan film pendek






Materi 1 

1. Memahami jenis kamera dan berbagai peralatan pengambilan gambar bergerak

2. Menyajikan karateristik dari jenis kamera, peralatan pengambilan gambar bergerak


Kamera Perekam (bahasa InggrisCamera Recorder, disingkat Camcorder) adalah sebuah alat elektronik yang menggabungkan kamera video dan perekam video ke dalam satu unit. Dari segi pemasaran alat ini Diberi nama camcorder atau camera recorder (kamera perekam). 

Namun jika dilihat dari konten serta fungsinya alat ini lebih dikenal dengan kamera perekam video


Kamera Video adalah perangkat perekam gambar video yang mampu menyimpan gambar digital dari mode gambar analog

Fungsi kamera video 

a. Sebagai Media elektronik.
b. Untuk merekam momen-momen penting
c. Sebagai sarana Hiburan dan Film :
d. Digunakan dalam dunia Jurnalistik (peliputan berita)
Jenis-jenis kamera 
jika dilihat dari segi penggunaan kamera televisi dalam memproduksi acara televisi terbagi atas 

1.Kamera Studio :
-Kamera ENG (Electronics News Gathering) 
-Kamera EFP (Electronics Field Production)


Kamera ini hanya digunakan di dalam studio, selain kelengkapan di atas ada lagi kelengkapan lain yang di pasang di ruang control, seperti : CCU(Camera Control Unit), RCP(Remote Control Panel), WFM (Wave Form Monitor), Video Monitor yang berfungsi untuk setting kamera yang berada dalam studio
2. Kamera Portable, terdiri dari : 
a. KAMERA ENG
b. KAMERA EFP


Kamera ENG Bentuk kamera ini relatif lebih kecil dibandingkan kamera yang lain. Tipe lensanya portable lens dengan jenis zoom lens. Kamera ini di desain untuk peliputan berita karena kamera tipe ini lebih kecil dan penggunaannya relatif lebih mudah

Kamera EFP digunakan untuk produksi di luar studio dan penyiaran langsung. Bentuk fisik kamera ini lebih kecil dibandingkan kamera studio, tipe lensanya portable lens atau box lens dengan jenis zoom lens

Ciriciri kamera video analog
a. Masih menggunakan kaset 
b. Berbahan dasar pita magnetic
c. Kelebihan warna yang colorfull
Ciri – ciri kamera video Digital 
a. Tidak ada penurunan gambar dari proses kompresasi
b. CCD (Change Couple Device)
c. Dapat merekam suara dan gambar dalam waktu bersamaan
untuk materi dapat di didownload dengan link berikut 



Materi  Ukuran Bidang Pandang dapat pengambilan gambar dalam bentuk video 





video contoh praktek dapat dilihat dibawah ini